Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 April 2010

Kunjungan dan Rezeki


Hmm..., di Mandailing Natal sedang diadakan Musabaqah tilawatil Qur'an tingkat Provinsi sumatera utara. Kebetulan aku jadi panitia di bidang khattil qur'an. Memang tidak terlalu sibuk untuk jadi panitia ini, karena kita hanya mengawasi dan mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan peserta. Dari hari pertama sampai hari terakhir aku perkirakan tidak akan sesibuk yang dibayangkan dan ditakutkan para panitia ketia rapat dulu.
Ramai di Madina ramai juga di rumah ku. Rumah ku yang sangat kecil untuk ukuran keluarga yaitu 3 m x 11 m ramai juga, dikarenakan kedatangan ibu mertuaku dan temannya yang merupakan orang tua dari Qorry Rizkina Hsb, yang merupakan kontingen dari kab. Asahan untuk perlombaan Tilawah Anak anak. Mulanya segan dan minder juga ketika dikabarkan Qorry dan keluarga yakni ibu Uji, pak Ilham n wak Ucok datang, gimana ga minder??? rumah yang sekecil itu akan didatangi sekian orang???
tapi setelah dikaji, bukan rumah yang membuat kita menjadi lapang, akan tetapi hati kita masing masing lah yang membuat rumah kita menjadi lapang
Sebagai orang muslim, banyak hadis yang membicarakan tentang itu. intinya adalah Shillaturrahim. Semakin sering kita bershilaturrahmi maka semakin banyak juga teman, saudara dan rezeki yang kita dapatai. Bahkan menurut sebuah hadis, umur kitapun akan menjadi panjang. Jadi, aku dan istriku sangat senang dengan kunjungan mereka, walau dengan rumah yang kecil tetapi semua menjadi lapang karena hati ini juga palang menerima mereka dan mereka juga lapang hati menerima keadaan rumah kami.
Wallahu A'lam



Minggu, 11 April 2010

CHEK UP


Hmmmm....., pagi ini kami bersiap-siap menuju Rumah Sakit Umum. Memang tidak ada yang penting, hanya mau men-chek up kehamilan istriku. Rencana untuk chek up ini sebenarnya banyak yang complain, karena menurut mereka belum perlu dikarenakan usia kandungan yang masih sangat muda. Tetapi kami punya alasan lain untuk men-chek up kehamilan ini, salah satunya adalah karena seringnya istriku mengadakan perjalanan jauh, yakni dari Panyabungan trus ke medan yang memakan waktu lebih kurang 13 Jam, setelah itu Medan Tanjung Balai yang membutuhkan waktu kira kira 5 Jam, baru kemudian balik lagi ke Panyabungan.
Nah karena itulah, kami berencana memeriksakan kandungan istriku. disamping waktu di Tanjung Balai terjadi Gempa yang berpusat di Aceh yang berkekuatan 7,2 Sr yang kata orang berpengaruh juga terhadap kehamilan seseorang.
Akhirnya, hari ini tepatnya jam 8.20 WIB kami sudah antri di loket Askes. Karena kebetulan kami menggunakan Askes. Setelah dapat semua, kamipun bergerak menuju poli kebidanan untuk diperiksa. Ternyata Dokter yang bertugas belum datang, kata mereka lagi keluar sebentar. Sambil bercengkrama kamipun menunggu Dokter. Tunggu punya tunggu, tak terasa sudah hampir satu jam setengah kami menunggu, dokter belum juga datang! Akhirnya akupun menyempatkan diri ke kantor ku, yang kebetulan tidak jauh dari Rumah sakit sedangkan istri menunggu kedatangan dokter.
Kira-kira jam 10.45 Istriku menelpon, katanya sudah datang perawatnya. aku pun bergegas menyusul, sesampainya ke sana ternyata dokter belum datang juga.
Hmmm......, tak apa sedikit sabar menunggu dokter. Tak lama berselang, dokter tiba dan dipanggillah nomer urut pertama. Menurut perhitinganku, kami diurutan kedua, karena ketika datang yang ada hanya kami dan seorang ibu berbaju pink di dampingi oleh suaminya. Setelah panggilan pertama, lalu panggilan kedua. dan ternyata bukan kami?! aku terkejut, kok tidak antri panggilannya??! Ah..., berbaik sangka aja, mungkin perawatnya lupa. Panggilan ketiga juga bukan Kami. Wah..., ini ga bener, akhirnya akupun mendatangi perawat dan ku katakan: "ini ga pake antri ya?!!"
Sang perawat dengan terkejut berkata, Hmmmm, ise goarna pak?? (siapa namanya pak), Asmalia! kataku. tak beberapa lama keluarlah pasien sebelumnya dan baru kami dipanggil masuk.
Maaf ya pak, tadi urutannya dirusak orang itu, kata perawat sambil memperlihatkan tumpukan kartu antrian.
Lalu istrikupun diperiksa oleh dokter, ditanya dan langsung di USG. Baru kali ini aku nampak orang di USG. kelihatan jelas janin di rahim istri ku. yang pada waktu ini sudah memasuki bulan ketiga. alhamdulillah, kata dokter janin bayiku dalam keadaan sehat, sudah kelihatan jantung dan tulang punggungnya.
setelah mendapat nasehat dan resep dari dokter, kamipun segera keluar dengan perasaan lega.
....

Sabtu, 03 April 2010

Terus Berbenah


Hari demi hari, usia kandungan istriku semakin bertambah, sekarang sudah memasuki bulan ke-tiga. Memang masih lama menuju persalinan, tetapi dimasa-masa inilah seorang wanita akan merasa ingin lebih diperhatikan, begitu kata orang. Kenyataannya memang begitu yang aku rasakan.
Aku bersyukur, karena istriku tidak banyak "menderita" dalam menjalani kehamilannya. Maksudku menderita, biasanya orang hamil itu mual-mual, muntah-muntah dan lain sebagainya, tapi istriku alhamdulillah sampai saat ini tidak. Aku berharap semoga semua berjalan lancar hingga ke persalinan nanti.

Tadi istriku mengabari bahwa perutnya dah mulai membesar. Wih......, senangnya hatiku. Ingin sekali cepat-cepat memeluk dan menciumnya sambil membacakan ayat ayat suci, semoga anak yang dikandung menjadi anak yang berguna bagi Agama, nusa dan bangsa serta menjadi kebanggaan orang tua.
Memang, aku dan semua orang tua berharap anak mereka kelak menjadi anak yang sholeh, berbakti pada orang tua, dan menjadi kebanggaan Agama, Bangsa dan Orang tua. Dalam sebuah majalah bulanan Tarbawi kami baca, bahwa mendidik anak itu dimulai sejak usia kandungan 5 bulan. tapi tidak apa apa, di usia kandungan istriku memasuki 3 bulan sudah kami didik. dalam majalah itu dikatakan, salah satu cara mendidik janin itu dengan membacakan ayat suci, memperdengarkan kalimat kalimat thoyyibah seperti dzikir, tasbih dan lain lain.
Kami berdua bertekad akan menjalanka teori yang sudah dibuktikan penulisnya, jadi mudah-mudahan anak yang akan dilahirkan istriku menjadi anak yang sholeh dan berbakti kepada orang tua, menjadi kebanggaan Agama, Bangsa dan Negara dan sudah tentu kebanggaan orang tua.
untuk istriku....., mari kita teruskan!!! I love u so much.

Rabu, 10 Maret 2010

Lebih Giat n Sabar


Hari ini istri ku memasuki usia 7 minggu kehamilan. Memang belum banyak permintaan dan keluhan yang dialaminya, tidak seperti yang dikisahkan teman-teman. Banyak yang mual, muntah, malas bergerak, maunya tidur saja bahkan yang ekstrim lagi ada yang kalau melihat wajah suaminya langsung mau muntah!. Sangat mengenaskan.
Tapi sejak dua hari yang lalu, gejala itu sudah mulai ada, yaitu mual dan muntah. Ga tau apa penyebabnya, apakah karena bawaan dari kehamilan istriku? Dua hari kemarin makan tidak selera, makan sedikit langsung muntah. Wajah agak pucak dan lain sebagainya.
Akhirnya sore tanggal 09 Maret 2010, kami ke Bidan untuk konsultasi sekalian menanyakan kesehatan istriku. Setelah dites, ternyata tensi istriku turun, dari 110 menjadi 100. lalu diberi obat dan vitamin dan disuntik. Alhamdulillah... tadi pagi semua kembali normal. Istriku tidak mual dan muntah-muntah lagi, semoga semua berjalan lancar dan tidak ada halangan yang tidak diinginkan.
Sebagai seorang suami, aku juga mulai siap-siap. selalu standby, kemana dan kapan saja ada kemauan istri, harus siap!
I Love You my beloved Wife

Senin, 01 Maret 2010

Datanglah....


Aku sudah menikah, jadi apa lagi sekarang?? memang tidak ada yang perlu dipertanyakan lagi, pastilah seseorang yang sudah menikah akan menantikan jabang bayi atau anak. Begitu juga yang aku hadapi. Tidak banyak yang saya harapkan setelah menikah ini kecuali agar dikaruniai Allah anak dengan secepatnya.
Dengan daya dan upaya, kami berdua (saya dan istri) setelah dua bulan menikah segera membuat program untuk mendapat jabang bayi. Kami pun banyak belajar dan bertanya, baik itu ke orang yang sudah pengalaman ataupun ke ahlinya (bidan -red). Tidak jarang istriku browsing tentang kehamilan, bagaimana supaya cepat hamil, dan lain sebagainya. Banyak situs yang kami "obrak abrik" demi menimba ilmu tuk mendapatkan jabang bayi.
Alhamdulillah, dengan petunjuk dan ilmu dari berbagai sumber serta dengan doa yang selalu kami panjatkan kepada Allah, malam itu ketika istriku sudah telat dari haidnya. Tanggal 18 Pebruari 2010 ini adalah jadwal beliau kedatangan haidh, tetapi sudah tanggal 21 belum juga datang tamu bulanan itu. Akhirnya kami sepakat untuk mengecek kehamilan istriku dengan sendiri dengan membeli test pack. Disuasana gerimis itu, aku keluar rumah dan menuju pasar lama tuk menuju ke apotik. Saya segera membeli test pack bermerek SENSITIF, lumayan mahal dari harga merek lain.
Kami sepakat mengetes di pagi harinya. Jam 4.00 pagi kami segera bangun dan mengecek urine istriku. Dengan membaca bismillah, kami segera memasukkan test pack tersebut dan menunggu hasilnya dengan berdebar. Dan ternyata hasilnya.... POSITIF. Alhamdulillah...... Tidak ada kata yang terucap kecuali kata syukur dan puji kepada Allah. Akhirnya istriku hamil.
Tidak puas dengan hasil itu, kami berencana mengetes kembali hari esoknya. Hari itu kami gembira tetapi untuk kalangan sendiri aja. Keesokan harinya saya membeli lagi test pact merek lain, dan dipagi harinya jam 4.00 kami coba lagi dan ternyata istriku juga HAMIL. Alhamdulillah,,,,..
Tidak ada yang dapat kami ucapkan selain syukur kepada Allah, semoga Amanah ini dapat kami pikul dengan baik.
"Robbi Habli Min ladunka dzurriyatan thoyyibah, Innaka sami'ud du'a....."

Untuk istriku, Aku Cinta dan sayang pada mu....

Senin, 01 Juni 2009

Kekosongan Jiwa


Kekosongan Jiwa

Salam...

Astaghfirullah al ’adzim...

Ya Allah, hamba memohon kepada Mu, ampunilah dosa-dosa hamba. Begitu banyak nikmat yang Engkau berikah kepada hamba sehingga tak sanggup hamba menghitungnya. Tapi apa yang telah hamba perbuat??? Banyak perbuatan-perbuatan hamba yang telah keluar dari syari’at dan ajaran Mu.

Hamba sering menggunjing, hamba sering iri dengki, sombong, tidak berbuat baik kepada sesama, sholat hamba tidak sempurna, ibadah hamba jauh dari kesempurnaan, mata hamba sering melihat hal-hal yang Engkau larang dan masih banyak lagi perbuatan-perbuatan hamba yang tidak Engkau Ridhoi.

Ya Allah, dengan kebesaran Rahmad Mu hamba bersujud meminta ampun. Hamba bersimpuh mengadahkan tangan seraya memohon belas kasih Mu. Ampunilah hamba... Tunjukilah hamba jalan yang Engkau ridhoi. Ya Allah.... Rahmad Mu meliputi seluruh alam. Maaf Mu melebihi murka Mu, ampunan Mu melebihi Adzab Mu, maka ampunilah hamba... ampunilah hamba... ampunilah hamba...

Ya Allah, hamba Mu yang penuh maksiat ini datang kepada Mu dengan mengakui segala dosa yang telah hamba perbuat seraya berdo’a kepada Mu. maka jika Engkau ampuni hamba, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun, tetapi jika Engkau tolak hamba, kepada siapa lagi hamba memohon............